BALANGAN, sanggampost.com – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan para pendidik dan tenaga kependidikan se-Kecamatan Awayan pada Rabu, 29 April 2026. Bertempat di aula utama yang telah dihiasi nuansa syukur dan kebersamaan, PC PGRI Kecamatan Awayan menggelar acara tiga dalam satu: halal bihalal, pemberian kenang-kenangan purna tugas, serta pelepasan calon jemaah haji dari kalangan pendidik dan tenaga kependidikan.
Acara yang berlangsung sejak pagi hari ini dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua PC PGRI Kecamatan Awayan. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah mengabdikan diri puluhan tahun, serta mendoakan kelancaran bagi calon jemaah haji yang akan menunaikan rukun Islam kelima.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan, Ketua PGRI Kabupaten Balangan beserta rombongan, Kepala KUA Kecamatan Awayan, Dansek, Kapolsek Awayan, serta perwakilan dari Pemerintah Kecamatan Awayan. Jajaran purna tugas dan para calon jemaah haji tampak duduk di barisan terdepan sebagai bentuk penghormatan. Tidak ketinggalan, puluhan guru dari berbagai sekolah di lingkungan Kecamatan Awayan turut memadati ruangan.
Puncak acara diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Syaiful Bahri, yang juga dikenal sebagai seorang pendidik. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh guru yang hadir untuk senantiasa meneladani semangat para pejuang kemerdekaan terdahulu. Beliau menegaskan bahwa perjuangan guru di era sekarang tidak kalah beratnya — mendidik generasi dengan keikhlasan, keteladanan, dan kesabaran adalah bentuk jihad modern yang mulia. “Para pejuang dulu mengusir penjajah dengan senjata, para guru sekarang memenangkan masa depan dengan ilmu dan akhlak,” ucapnya menggetarkan hati hadirin.
Setelah tausiah, dilanjutkan dengan momen haru pemberian cinderamata dari PC PGRI kepada para purna tugas. Satu per satu nama dipanggil, mereka menerima plakat dan bingkisan sebagai tanda terima kasih atas dedikasi tanpa tanda jasa. Selanjutnya, doa bersama dipanjatkan untuk calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci. Seluruh hadirin mengamini doa agar mereka tergolong haji yang mabrur dan kembali membawa berkah bagi lingkungan pendidikan di Awayan.
Acara ditutup dengan sesi halal bihalal, saling bersalaman dan bermaaf-maafan di bulan Syawal. Tawa haru, peluk hangat, dan kilauan air mata kebahagiaan terlihat jelas — sebuah bukti bahwa kebersamaan para pendidik di Awayan tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di hati.


















