Balangan Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Abdul Hadi Soroti Dampak Positif bagi UMKM

Bupati Abdul Hadi Resmi Tutup Balangan Expo 2026, UMKM Didorong Semakin Berkembang

BALANGAN, sanggampost.com – Suasana Komplek Perkantoran Tugu Maritam, Paringin, yang sebelumnya dipenuhi gemerlap lampu dan hiruk-pikuk pengunjung, perlahan mulai mereda pada Senin malam (13/4/2026).

Balangan Expo 2026 pun resmi ditutup, sekaligus mengakhiri salah satu rangkaian utama dalam peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Balangan.

Penutupan dilakukan langsung oleh Bupati Balangan, H Abdul Hadi, di hadapan masyarakat yang masih memadati area expo. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sukses dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Ini berkat kerja sama semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan expo tahun ini menunjukkan perkembangan yang positif, terutama dari segi jumlah pengunjung yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut turut berdampak pada geliat ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM.

Selama kegiatan berlangsung, stan-stan UMKM menjadi pusat perhatian pengunjung. Berbagai produk, mulai dari kuliner khas hingga kerajinan lokal, ramai diminati dan menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan.

Abdul Hadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara, baik panitia, pelaku usaha, maupun para pengisi acara yang telah menghibur masyarakat.

Meski expo telah berakhir, rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Balangan masih akan berlanjut dengan sejumlah agenda lainnya, termasuk kegiatan keagamaan Balangan Bersalawat yang dijadwalkan digelar pada akhir April.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan daerah. Diharapkan, semangat kebersamaan yang tercipta selama expo dapat menjadi dorongan untuk meningkatkan kemajuan daerah ke depan.

Penutupan Balangan Expo 2026 bukan hanya menjadi akhir dari sebuah perayaan, tetapi juga meninggalkan harapan besar bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan penguatan solidaritas masyarakat.